Mengenal Rukyatul Hilal Metode NU dalam Penentuan Awal Bulan Hijriyah Penentuan awal bulan hijriyah Oleh Dzaky Mustofa
Mengenal Rukyatul Hilal Metode NU dalam Penentuan Awal Bulan Hijriyah Penentuan awal bulan hijriyah ada dua metode yang populer, yaitu Rukyatul Hilal dan Hisab Nahdlatul Ulama dalam hal ini menggunakan metode rukyatul hilal dalam menentukan awal bulan hijriah, termasuk Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha. "Penentuan awal bulan Hijriyyah yang dipedomani Nahdlatul Ulama (termasuk di dalamnya penentuan awal Ramadhan dan hari raya Idul Fitri/idul Adha) adalah berdasarkan rukyah hilal sebagai ibadah yang bersifat fardhu kifayah. Ada empat ketentuan yang NU terapkan dalam menggunakan metode rukyatul hilal. 1. Jika hilal di bawah ufuk Jika hilai masih di bawah ufuk atau minus di bawah 0 derajat, maka rukyah tidak lagi berlaku fardu kifayah. 2. Jika hilal teramati Jika hilal dapat teramati dengan posisinya yang sudah mencapai kriteria imkan rukyah (visibilitas hilal, kemungkinan hilal bisa teramati) yang dipedomani oleh NU, maka kesaksian perukyat tersebut dapat diterima. Dengan begitu, ...